Kamis, 21 Juli 2016

Apa itu Makanan Kontinental?



A.      Pengertian dan Sejarah Makanan Kontinental
Makanan kontinental adalah makanan yang berasal dan biasa disajikan di benua daratan yaitu Eropa, Amerika, dan Australia. Makanan kontinental lebih terpengaruh pada budaya Eropa karena pada masa kejayaan Romawi saat menaklukan Eropa mereka sering mengadakan pesta makan-makan di seluruh penjuru Eropa terutama di Perancis, sehingga masakan Perancis lebih dikenal padahal kokinya orang Italia. Pada abad ke-16 terjadi gejolak agama dan politik besar-besaran, sehingga mengakibatkan keadaan tidak kondusif dan warga Eropa banyak yang berpindah ke Amerika. Selain Amerika, banyak juga warga Eropa terutaa Inggris yang pindah ke Australia, hal ini menjadikan masakan Eropa terutama masakan Perancis menjadi sangat terkenal di dunia sehingga menjadi menu standar restoran-restoran di seluruh dunia.



B.      Ciri-ciri menu Kontinental :
·         Eropa Barat : Perancis, Belgia, Swiss, Jerman (selera makannya sama). Bumbu yang sering dipakai adalah merica dan garam.
·         Eropa Timur : Ceko, Hongaria, Yunani, Romawi, Rumania. Bumbu masakannya tajam (banyak menggunakan rempah-rempah).
·         Eropa Selatan : Italia, Portugal, Spanyol. Berbumbu tajam (dari pala, lada, kayu manis).
·         Terdapat giliran hidangan yang terstruktur.
·         Bentuk potongan makanan sangat diperhatikan.
·         Lebih sering menggunakan bumbu-bumbu dari daun aromatik dan extract sayuran (mir poix)



C.      Giliran Hidangan
Giliran hidangan continental terdiri dari 2 yaitu klasik dan modern.
1.       Giliran hidangan menu klasik:
a.       Hidangan pembuka dingin (cold appetizer)
b.      Sup (soup)
c.       Hidangan pembuka panas (hot appetizer)
d.      Hidangan ikan
e.      Large point (main dish)
f.        Hidangan penyela panas (hot entrée)
g.       Hidangan penyela dingin (cold entrée)
h.      Sorbet
i.         Hidangan yang di panggang (roast)
j.        Hidangan sayuran (vegetables)
k.       Sweet cold
l.         Savoury
m.    Hidangan Penutup (Dessert)

Appetizers
Main Course

Desserts

2.       Giliran hidangan menu modern
Struktur  menu modern pada dasar nya penyederhanaan dari struktur menu klasik yaitu menu 13 giliran menjadi:
-           Menu 3 giliran
a.       Soup
b.      Main course
·   Meat /fist/ poultry
·   Vegetables
·   Potatos
c.       Dessert

-          Menu 5 giliran:
a.       Cold appetizer
b.      Soup
c.       Hot appetizer
d.      Main course
·    Meat /fist/ poultry
·    Vegetables
·    Potatos
e.      Sweet / dessert

D.      Waktu Makan 

1.       Breakfast
Breakfast atau makan pagi biasa di lakukan antara jam 06.00 – 08.00. Menu yang di sajikan pada saat  breakfast adalah menu yang mudah dan cepat dalam penyajiannya.
2.       Brunch
Adalah makanan penyela antara makan pagi dan makan siang yaitu antara jam 10.00 – 11.00. Menu yang di sajikan biasanya berupa kue-kue yang di hidangkan bersama tea or coffee
3.       Lunch (makan siang )
Waktu makan sekitar jam 12.00 – 14.00. Makanan- makanan berat biasa nya di hidangkan pada waktu makan siang ini.
4.       Entrée ( makanan penyela )
Entre merupakan waktu makan antara makan siang dan makan malam dan waktu entrée adalah sekitar jam 16.00 –  18.00.
5.       Dinner ( makan malam )
Dinner biasanya pada jam 19.00 – 21.00. biasanya porsi makan malam tidak seberat porsi lunch ( makan siang )
6.       Supper ( makan tengah malam )
Waktu makan yang di lakukan sekitar jam 12 malam.

Breakfast menu

Lunch
Dinner
E.       Jenis Menu Continental:


1.       A’la carte Menu : Yaitu susunan menu dengan masing-masing harganya pada setiap hidangan. Karakteristiknya :
-          Menentukan daftar makanan yang lengkap.
-          Memberi peluang pada konsumen untuk memilih makanan yang disuka.
-          Masing-masing makanan siberi harga terpisah dan konsumen harus membayar setiap item yang dipilih.
-          Makanan akan dimasak, jika konsumen memesan.




2.       Table D’hote Menu : Yaitu susunan menu dengan harga keseluruhan (satu set menu, mulai dari appetizer hingga dessert). Karakteristiknya :
-          Susunan hidangan lengkap dan dengan satu harga tertentu
-          Konsumen tidak punya peluang untuk memilih hidangan yang diinginkan, sudah ditentukan oleh kokinya. Konsumen hanya bisa memilih satu set menu yang telah ditentukan. Tidak dapat memilih per itemnya.


F.       Teknik memasak dalam continental:
Memasak adalah proses dimana adanya penerapan panas untuk mengubah bahan makanan yang mentah menjadi hidangan / masakan yang siap untuk disajikan dan dikonsumsi. Beberapa teknik penerapan panas dalam memasak ada 3, yaitu:
-          Radiasi : rambatan panas melaluin pancaran panas langsung dari suatu sumber/benda yang dimasak (dengan microwave, alat mengukus yang besar)
-          Konveksi : rambatan panas melalui sirkulasi / perputaran zat cair (merebus, mengukus, menggoreng).
-          Konduksi : rambatan panas pada makanan untuk membuat makanan jadi matang.

Jumat, 15 Juli 2016

Dream Big!

Kalian pernah kepikiran gak sih suatu saat nanti kalian bakal tinggal di luar negeri?
Mulai dari yang deket-deket..

Singapore
Singapore negara kecil yang makmur dan tata kotanya yang rapi. Walaupun Islam bukan agama mayoritas di sana, tapi Singapore memiliki standart halal yang ketat juga loh. Lumayan memudahkan buat kamu yang beragama muslim untuk bisa menikmati makanan halal di sana :D


Australia
Mungkin ada diantara kalian yang pengen suasana lebih baru lagi tapi gak jauh dari Indonesia. Yap! emang sih, lumayan banyak orang Asia termasuk Indonesia yang menetap di Indonesia, tapi culture di Australi yang berbeda dari culture Asia mungkin bisa jadi tantangan tersendiri buat kamu.
Yang bikin aku pengen ke sini, karena banyak orang Indonesia yang belajar kuliner di Australi :)



New Zealand
Salah satu tempat impian aku karena di sana lumayan tenang dan gak serame di sini. Udara dan lingkungan new zealand juga bersih, tata kotanya rapi yang bikin aku pengen tinggal di sana. Selain itu masyarakat New Zealand juga dikenal open-minded.



Oiya, karena aku mahasiswi Tata Boga yang tiap hari aku coba masak-masakan luar negeri juga, selain masak, yang terpenting adalah kita juga harus memahami budaya masing-masing negara di dunia, letak geografis, lingkungan alam, sosial, dll. Pasti jadi tertarik juga kan lama-lama gimana rasanya tinggal di sana. Nah, dari berbagai negara di Asia, aku paling suka sama masakan Jepang dan masakan Turki, rasanya selalu cocok di lidah aku. Masakan turki itu lezat banget dengan berbagai jenis kebab dengan perpaduan pasta tomat dan yoghurt yang klob! Suka deh :D

Selain itu agama mayoritas di Turki itu Islam, jadi buat kamu yang muslim, mungkin Turki bisa jadi tempat impian dimana kamu tetep bisa cari makanan halal dengan mudah ;)

Turkey
Pemandangan air di Antalya, Turki. Jernih banget kan!

Antalya, Turkey


Satu lagi nih, tempat impian aku di Asia, Japan! Selain suka sama unyunya masakan Jepang aku juga suka anime, dan musik Jepang. Coba deh kamu dengerin lagu-lagu Jepang, pasti kayak teringat keceriaan masa kecil gitu, dan bisa bikin kamu semangat juga :D

Cherry Blossom di Jepang
Siapa yang gak pengen liat indahnya pohon sakura.. aku pengen banget suatu hari bisa kesini!

Fuji-Yama
Mungkin kalo di Indo, kalian cuma bisa liat pemandangan pohon yang hijau. Pengen gak sih, liat warna yang lain, pink, cokelat, kuning, kayak Pohon Sakura misalnya dan dari dulu aku pengen banget menikmati guguran pohon Maple, kayak di Kanada ini nih :D

Maple Forest
Canada
Kalo kalian liat instagram aku juga, aku pernah upload foto Buku Masakan Canada, yang tebel dan isinya luar biasa, seneng deh bacanya karena semua yang aku butuhin ada di situ :D
Dosen aku juga pernah nyaranin kalo cari referensi buku kuliner dan gizi emang bagusnya yang dari Canada, kenapa gak US aja? Karena di US udah banyak imigran dan banyak yang gak 'murni' di sana, begitu sih kata beliau. Tapi emang loh, buku-buku dari Canada itu Great! yang bikin aku pengen ke sana juga :D


Sekarang kita ke Eropa!
Negara yang aku pengen tinggal di sana yaitu Belanda
Mungkin kalian punya kenangan buruk soal penjajahan Belanda terhadap Indonesia yang berabad-abad itu kan, tapi kita bisa liat nuansa yang gak jauh dari Indonesia juga loh di sana, karena banyak arsitektur-arsitektur peninggalan Belanda juga di Indonesia. Di sana juga bersih dan tata kotanya rapih, udaranya seger, dan banyak wisata sungainya. Selain itu yang bikin aku pengen ke Canada yaitu cerita Chef Bagus, jadi beliau itu Chef spesialis masakan Indonesia karena beliau pernah bikin tesis soal itu, dan hambatan terberat Chef Bagus itu ketika dia mau meniliti bumbu jangkep yang sumber aslinya ada di Serat Centhini, Buku dari Keraton Yogyakarta, ternyata ada di perpustakaan Den Haag, Belanda. Lucu gak sih, ketika orang Indonesia pengen mempelajari warisan budaya nya sendiri kita harus belajar di Belanda? Emang kita bisa lepas dari jajahan Belanda, tapi banyak warisan budaya kita yang ditahan di sana, sedih kan..


Sungai di Belanda
Bunga Tulip di Belanda

Terakhir, tempat yang aku pengen tinggal di sana adalah.. Norweyy !!
Kenapa Norwegia? Gatau kenapa setiap aku masak masakan kontinental dan aku dapet udang, ikan, atau seafood pasti itu Masakan Norwegia. Setelah aku cari tau ternyata emang Norwegia itu berada di sepanjang laut Atlantik Eropa Utara.
Kalo soal makanan Norwegia, aku suka sih, biasanya kan masakan western lebih sering pake daging-dagingan, nah untuk Masakan Norwegia ini aku juga ngerasain Asian-taste karena dia lebih sering pake olahan seafood. Dan masyarakat Norwey juga terbuka loh sama berbagai ideologi, termasuk buat kamu yang beragama Islam dan pengen tinggal di sana.


Norwegia
Satu lagi, Norwey juga spot terbaik buat liat Aurora loh!
Karena aurora cuma bisa di liat di tempat yang dengan daerah kutub, salah satunya Norwegia ini :D
Pengen liat Aurora gak? :D

Aurora


Kenapa sih pengen banget ke luar negeri? Gak cuma traveling aja, tapi aku bener-bener pengen tinggal di luar negeri. Alasan kenapa aku tinggal di luar negeri..


Pertama
Kita semua pasti punya masa lalu, kenangan buruk. Ga tau kenapa setiap liat orang-orang tertentu bikin kita jadi sedih aja. Gimana mau berubah, kalo masih ketemu mereka, terutama mereka yang suka ngungkit-ngungkit masa lalu, sebel deh.. 

Kedua
Mungkin diantara kalian ada yang ngerasa terjebak sama keadaan, entah lingkungan sekitar kalian atau keluarga yang bikin kalian gak bisa berkembang. Kesel gak sih? Apalagi kalo ada yang bilang sampe kapan kamu mau begini? Ketika semua udah berantakan dari awal, memangnya kamu bisa memperbaiki apalagi itu bukan kesalahan kamu? Tapi kamu pengen banget bisa merubah keadaan. Semua yang terjadi ga akan bisa kembali, sulit untuk memperbaiki apalagi kalo posisinya kamu korban di sini, dan ga ada yang ngertiin kamu sama sekali. Mau kamu berjuang kayak apa mereka ga akan peduli sama kamu, mereka ga mau tau soal kamu, mereka cuma bisa liat dari jauh dan nyalahin kamu, sebel deh..

Ketiga
Membuka lembaran baru..
Kalo kita tinggal di luar negeri kita bakal ketemu sama orang-orang baru, tinggal di tempat yang baru dengan lingkungan sosial budaya yang baru. Emang yang namanya perubahan pasti ada pro dan kontranya tapi kalo kita berusaha memulai dan memperbaiki diri kita dari nol secara keseluruhan kenapa engga? Yang penting kita punya niatan baik dan apapun yang terjadi nanti yakin kita pasti bisa hadapi, kita buka lembaran hidup yang baru, dan jadi manusia yang lebih baik lagi.

Keempat
Aku seorang mahasiswi Tata Boga dan aku juga aktif di lembaga dakwah kampus, aku pernah bertanya sama salah satu lembaga dakwah yang sukses, ketika aku tanya bagaimana mereka mengatasi masalah dan mengakrabkan anggota mereka, jawabannya adalah makanan! Setiap mereka ada masalah, sebelum dan setelah ngadain event besar, merencanakan agenda, dan hampir semua aktivitas mereka selalu mereka rundingkan di tempat makan favorit mereka. Disitu aku baru sadar, bahwa aku bisa berperan di sana, dan ketika aku liat tayangan tv tentang negara-negara minoritas Islam yang hambatannya pasti soal makanan halal, di situ aku ngerasa terpanggil, aku punya tugas di dunia ini dan aku merasa dibutuhkan. Aku pengen banget jadi aktivis dakwah dan punya restoran halal di sana, selain membantu saudara muslim di sana, aku juga pengen memperkenalkan masakan Indonesia di luar negeri. Selain itu aku juga pengen nyoba tantangan gimana rasanya hidup di negara minoritas Muslim :)

Harus kita sadari memang, kalo kita punya impian besar, pasti ada juga yang harus kita korbankan, apapun itu, kita harus siap kehilangan. Karena itu harga yang harus dibayar untuk pencapaian kita. Dan buat kalian yang baca post aku kali ini, kita ga akan tau kan apa yang terjadi nanti, mungkin kita bisa rencanain a, b, c, d tapi tetep Tuhan yang akan menentukan. Yang penting kita udah berusaha maksimal, apapun hasilnya nanti kita harus terima dan anggap aja itu jalan terbaik yang Tuhan kasih buat kita :) Ga akan ada yang namanya penyesalan, penyesalan itu kalo kamu gagal karena kamu gak berusaha maksimal dan sia-sia in kesempatan, itu baru penyesalan. Dan aku, kamu, kita semua bakal jadi saksi ya, gimana kita 5 atau 10 tahun ke depan. Semoga impian aku, dan kalian terkabul! Dan kalopun engga mungkin ada jalan lain yang terbaik, yang Tuhan tunjukin buat kita :) Semangat!



"Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzalimi diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya, "Dalam keadaan bagaimana kamu ini?" Mereka menjawab, "Kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)". Mereka (para malaikat) bertanya, "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?" Maka orang-orang itu tempatnya di neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali."

"Indeed, those whom the angels take [in death] while wronging themselves - [the angels] will say, "In what [condition] were you?" They will say, "We were oppressed in the land." The angels will say, "Was not the earth of Allah spacious [enough] for you to emigrate therein?" For those, their refuge is Hell - and evil it is as a destination."

[QS. An-Nisa 4 : 97]

Ayat ini diturunkan ketika Rasulullah SAW hijrah dari Mekah ke Madinah karena beliau mendapatkan banyak tekanan di Mekah, tetapi ada beberapa umatnya yang tidak mau ikut berhijrah dan akhirnya mereka ditindas dan dipakasa kaum kafir Quraisyi ikut dalam tentara perang Badar mereka dan meninggal dalam peperangan itu. Mereka adalah orang-orang yang mati dalam keadaan merugi, karena mendzalimi diri mereka sendiri. Bukankah bumi Allah itu luas? Kalo memang kita sulit berkembang dan mengalami banyak hambatan di sini, kenapa gak tinggal di tempat lain?
Rasulullah aja bisa sukses dengan berhijrah, kenapa kita engga?

Dan air yang jernih itu, adalah air yang terus mengalir, tidak berdiam diri di satu tempat

Kamis, 30 Juni 2016

[RECIPE] Scotch Egg with Gravy Sauce Recipe

* Scroll down for recipe in Bahasa Indonesia



Preparation : 30 min
Cook : 30 min
Ready in : 1 hr


INGREDIENTS
10 eggs, or quail eggs, hard boiled and peel it.
800 g of sausage or beef, grind until smooth.
1 small bunch fresh chives, finely chopped
Fresh 1 small bunch parsley, leaves picked and finely chopped
1 whole nutmeg
1 tablespoon English mustard
sea ​​salt to taste
ground black pepper to taste
flour, for dusting
150 g breadcrumbs
2 liters of vegetable oil
3 tablespoons vegetable or corn oil


INTRUCTIONS
1.      Put the first 8 eggs into a pan of cold water and bring to the boil. Boil for 3 to 4 minutes, then transfer to a bowl of cold water. Once cooled, carefully peel them.
2.      Put the sausage meat into another bowl with the herbs, a good grating of nutmeg, the mustard and a good pinch of salt and pepper. Give it all a good mix together then divide into 8 balls.
3.      Have 3 plates ready - one with a small handful of flour, one with the beaten eggs and a third with the breadcrumbs. To make the Scotch eggs, start by flouring your hands. In the palm of one hand, flatten one of the sausage balls into an oval-shaped pattie. Roll a peeled egg in flour, then pop it in the middle of the pattie. Gently shape the meat evenly around the egg, moulding it with your hands.
4.      Roll the meat-wrapped egg in the flour, shake off any excess, then dip into the beaten egg, followed by the breadcrumbs. Roll in the egg and breadcrumbs again for a really good coating.
5.      Heat the oil in a deep pan or deep fat fryer to about 150ºC/300ºF. If you have a cooking thermometer it’s a good idea to use it. Otherwise, test if the oil is hot enough by adding a piece of potato and leaving it for about a minute – if it sizzles and browns, it’s ready. Carefully lower the eggs into the pan and cook for about 4 minutes, turning them every so often, until golden. Remove with a slotted spoon and drain on kitchen paper. (If you’re worried about the meat being under-cooked, deep-fry the scotch eggs until they’re golden and crispy, then pop them in a hot oven for a couple of minutes.)
6.      Cool the eggs slightly, then arrange them on board with a good piece of Scottish Cheddar, some pickle and a few pickled onions.


Gravy Sauce Recipe

INGREDIENTS
1/2 cup vegetable oil
3/4 cup all purpose flour
1 tsp salt
1 tsp ground black pepper
4 cups milk

INTRUCTIONS
Heat the oil in a large skillet over medium heat. Whisk in the flour, salt and pepper until smooth.
Cook and stir over medium heat until browned about 10 minutes. Gradually stir in milk so that no lumps form, and continue cooking and stirring until thickened. If the gravy becomes too thick, you may thin it with a little more milk.


[Bahasa Indonesia]

BAHAN
10 telur ayam kampong atau telur puyuh, kupas cangkangnya
800 g sosis atau daging sapi giling.
1 ikat kecil daun bawang, cincang halus
1 ikat kecil peterseli segar, petik daunnya dan cincang halus
1 butir pala
1 sendok makan mustard Inggris
garam laut secukupnya
baru lada hitam secukupnya
tepung terigu secukupnya
150 g tepung roti atau tepung panir
2 liter minyak sayur
3 sendok makan sayur atau minyak jagung

CARA MEMBUAT
1.      Pertama, masukkan 8 telur ke dalam panci air dingin dan didihkan. Didihkan selama 3 sampai 4 menit, kemudian angkat ke semangkuk air dingin. Setelah didinginkan, kupas cangkangnya.
2.      Masukan daging sosis ke dalam mangkuk lain dengan campuran bumbu, pala, mustard dan garam serta lada secukupnya. Aduk rata kemudian bentuk menjadi 8 bentu bola
3.      Siapkan 3 piring dengan 1 piring kecil tepung, satu dengan telur kocok dan ketiga dengan tepung panir. Untuk membuat telur Scotch, pertama baluri tangan Anda dengan tepung. Di telapak tangan, ratakan salah satu bola sosis menjadi pattie berbentuk oval. Gulung telur yang telah dikupas dalam tepung. Selimuti telur dengan daging sampai tekstur luarnya lembut.
4.      Celupkan adonan telur dan daging dalam telur kocok, lalu balur dengan tepung panir. Ulangi jika kamu ingin hasil yang lebih tebal.
5.      Panaskan minyak dalam wajan. Goring scotch egg sampai kuning kemasan.
6.      Dinginkan telur sedikit, sajikan dengan saus gravy.



Resep Saus Gravy
Bahan
1/2 cup minyak goreng
1/4 cup tepung
1 sdt garam
1 sdt lada hitam bubuk
4 cup susu cair

Cara Membuat
Panaskan minyak goreng di atas teflon. Kocok tepung, garam, dan lada hitam sampai tercampur rata.
Panaskan dan aduk terus sampai cokelat
Campurkan susu, lalu aduk terus sampai kekentalan yang diinginkan.


Rabu, 15 Juni 2016

[RECIPE] Barbecued Beef Tenderloin Recipe (Resep Tenderloin Steak Barbeque)

I've been use this recipe for my final exams, and I use beef tenderloin because it has smoothier texture than sirloin. But if you want to cook in large quantities or for sale, you can use sirloin because it has a larger size. Both are tasty and juicy, it is also depending on how we cook it well.

Karena resep ini aku pake buat ujian praktek, jadi aku pake tenderloin karena teksturnya lebih lembut dari pada sirloin. Tapi apabila kamu ingin memasak dalam jumlah banyak atau untuk dijual, kamu bisa pake sirloin karena ukurannya lebih besar. Sama-sama enak kok, tergantung bagaimana kita memasaknya juga.

This recipe has been modified by me, if you want to see the original recipe, click here >>  www.epicurious.com/ 

Resep ini telah saya modifikasi, jika kamu ingin melihat versi originalnya, klik >> www.epicurious.com/  J *Scroll down untuk resep dalam bahasa Indonesia. Selamat mencoba ^^





Category : Maincourse

Preparation : 1 hour
Cook : 30 min
Total : 1 hr 30 min


INGREDIENTS
3 tablespoons packed dark brown sugar
2 teaspoons ground cumin
2 teaspoons chili powder
1 1/2 teaspoons salt
1 teaspoon black pepper
1 teaspoon dry mustard
1 (1 1/4 -pound) tenderloin steak, hit with a meat mallet
1 medium onion, finely chopped
1 tablespoon olive oil
1/2 cup ketchup
2 tablespoons Worcestershire sauce
5 tablespoons water

INSTRUCTION
1.      Stir together brown sugar, cumin, chili powder, salt, pepper, and mustard in a bowl. Pat steak dry and rub all over with 2 tablespoons spice mixture. Reserve remainder for sauce. Marinate steak at room temperature while making sauce.
2.      Cook onion in oil in a 1- to 1 1/2-quart heavy saucepan over moderately high heat, stirring, until golden brown, 5 to 10 minutes. Stir in ketchup, Worcestershire sauce, and reserved spice mixture and bring to a boil over moderately high heat, stirring occasionally. Reduce heat and cover, then simmer until onions are very tender, about 5 minutes. Transfer to a blender and purée with water (use caution with hot liquids) until very smooth (add additional water, 1 tablespoon at a time, if necessary), then transfer to a bowl.
3.    Meanwhile, preheat gas grill burners on high, covered, 10 minutes, then reduce heat to moderately high.
4.      Oil grill rack, then grill steak, covered, 4 to 5 minutes per side for medium-rare. Brush steak all over with some of sauce and grill 30 seconds per side.
5.      Transfer to a cutting board and let stand 5 minutes. Cut steak into thin slices and serve with remaining sauce.

Note: The ratio of the meat and seasoning should be balanced, adjust the portion that you need. if you don't care about it, it could become more salty and sour.




[Bahasa Indonesia]

BAHAN
3 sendok makan brown sugar
2 sendok teh bubuk jintan
2 sendok teh cabai bubuk
1 1/2 sendok teh garam
1 sendok teh lada hitam
1 sendok teh mustard kering
7 ons daging sapi has dalam, pukul dengan palu daging.
1 bawang bombay, cincang halus
1 sendok makan minyak zaitun
1/2 cangkir saus tomat
2 sendok makan kecap inggris
5 sendok makan air

CARA MEMBUAT
1.      Aduk gula merah, jinten, cabai bubuk, garam, merica, dan mustard dalam mangkuk. Baluri steak dengan 2 sendok makan campuran rempah-rempah tadi. Sisakan untuk saus. Rendam steak di suhu ruang sambil membuat saus.
2.      Tumis bawang bombay dalam minyak dalam 1- 1 1/2-liter panci berat di atas api cukup tinggi, aduk, sampai berwarna cokelat keemasan, 5 sampai 10 menit. Aduk saus tomat, kecap inggris, dan campuran rempah-rempah tadi lalu didihkan di atas api cukup tinggi, aduk sesekali. Kurangi panas dan tutup, kemudian didihkan sampai bawang sangat lembut, sekitar 5 menit. Pindahkan ke blender dan Puree dengan air (gunakan hati-hati dengan cairan panas) sampai sangat halus (tambahkan air, 1 sendok makan sesekali jika perlu), kemudian pindahkan ke dalam mangkuk.
3.      Sementara itu, panaskan kompor pada suhu tinggi, kemudian kecilkan
4.      Panaskan minyak lalu panggang daging, tutup 4 sampai 5 menit per sisi. Baluri Steak  dengan beberapa sendok saus dan panggang 30 detik per sisi.
5.      Angkat lalu letakkan ke talenan dan diamkan 5 menit. Potong steak menjadi irisan tipis dan sajikan dengan sisa saus.

Catatan : Perhatikan perbandingan antara jumlah daging dan komposisi bumbu, jika tidak seimbang, rasanya bisa menjadi lebih asin dan asam.

Selasa, 14 Juni 2016

[RECIPE] Ika no Karaage / Japanese Deep-fry Squid (Cumi Krispy Saus Asam Manis) Recipe


I'm sorry for low quality photos, hihi ^^

Are you a seafood lover? This is one of seafood recipes that you can cook at home. "Ika no Karaage" in Japanese, which means "fried squid with flour", served with a basic sauce (sweet and sour sauce). But be careful to cook a seafood, we know that our marine environment became polluted. So first, blanch it before cooking to reduce the content of heavy metals in the seafood. And make sure that you wash it thoroughly.

Buat kamu pecinta seafood, ini adalah salah satu resep SEAFOOD yang bisa kamu coba masak di rumah. "Ika no Karaage" dalam bahasa Jepang yang artinya "cumi yang digoreng dengan tepung" disajikan dengan basic sauce (sweet and sour sauce). Tapi hati-hati untuk memasak seafood. Kita tahu bahwa lingkungan laut kita mulai tercemar. Jadi, blanching terlebih dahulu bahan makanan sebelum dimasak untuk mengurangi kandungan logam berat pada seafood. Pastikan juga kita mencuci bahan makanan dengan bersih.
* Scroll down untuk resep dalam bahasa Indonesia


Preparation : 1 hour
Cook : 30 min
Total : 1 hr 30 min


INGREDIENTS
1 oz squid, remove parts that aren’t needed, peeled and cut into a ring shape.
1 ounce flour
1/4 cup rice flour
1/4 cup cornstarch
1 teaspoon baking powder
1 egg
2 tablespoons flour, dissolved in 1 cup water.
1 tsp salt
1 tsp white pepper
1 teaspoon ground black pepper
1 tsp sugar
Oil for frying


SAUCE
1/2 cup ketchup
1 tablespoon cornstarch, dissolved in 1/2 cup water
1/2 onion, diced
1/2 green onions, chopped
1 tablespoon sugar
1 tsp salt
1 tsp white pepper
1 teaspoon ground black pepper
1 teaspoon chili powder
1/2 tsp cumin powder (optional)


INTRUCTIONS
1.     First, beat eggs, flour and cornstarch, salt, sugar, white pepper, and black pepper. Add the squid, and stir well. Refrigerate for 1 hour.
2.      Second, mix the flour, cornstarch, rice flour, and baking powder.
3.   While waiting the squid batter in the refrigerator, you can make the sauce. Saute onion and green onions, then add ketchup. Reduce the heat, then add the seasoning and pour a solution of water and cornstarch and stir until the consistency you want.
4.      Remove the batter from the refrigerator, smeared with mixed flour.
5.      Heat oil in frying pan, then fry the squid until golden brown.
6.      Remove and serve with the sauce.


 [Bahasa Indonesia]


BAHAN
1 ons cumi, buang bagian yang tidak diperlukan, bersihkan dan potong-potong bentuk cincin.
1 ons tepung terigu
1/4 cup tepung beras
1/4 cup tepung maizena
1 sdt baking powder
1 telur
2 sdm tepung terigu, larutkan dengan 1 cup air.
1 sdt garam
1 sdt lada putih
1 sdt lada hitam
1 sdt gula pasir
Minyak untuk menggoreng

SAUS
1/2 cup saus tomat
1 sdm maizena, larutkan dengan 1/2 cup air
1/2 bawang bombay, potong-potong
1/2 bawang hijau, potong-potong
1 sdm gula pasir
1 sdt garam
1 sdt lada putih
1 sdt lada hitam
1 sdt cabe bubuk
1/2 sdt jinten bubuk (optional)


CARA MEMBUAT
1.     Pertama, kocok telur, larutan tepung, garam, gula, lada putih, dan lada hitam. Masukkan cumi, aduk sampai merata. Simpan dalam lemari es 1 jam.
2.      Kedua, campurkan tepung terigu, maizena, tepung beras, dan baking powder.
3.   Sementara menunggu adonan cumi di dalam kulkas, kamu bisa membuat sausnya. Tumis bawang bombay dan bawang hijau, kemudian tambahkan ketchup. Kecilkan api, kemudian tambahkan bumbu lalu tuangkan larutan air dan maizena, aduk-aduk terus sampai kekentalan yang kamu inginkan.
4.      Keluarkan adonan cumi dari kulkas, balurkan dengan campuran tepung.
5.      Panaskan minyak pada panci penggorengan, kemudian goreng cumi sampai kuning keemasan.
6.      Angkat, sajikan dengan saus.